source:
" Honey, milk and antibiotics"
by Ali A. Al-Jabri

"Antibacterial activity of honey against strains of Staphylococcus aureus from infected wounds"
by R A Cooper, P C Molan, and K G Harding

photos courtesy of @Hamsterunited, Rumah Madu

#maaf kalo ada gambar2 yang bikin terusik ya ^_^

Hampir 5 bulan sebenernya kisah sedih ini terjadi, yang bermula dari kelalaian saya yang lupa menutup funhouse tempat tinggalnya si Uda, campbel argente mottled yang tepat bulan ini genap berusia 1 tahun. Uda dengan usia sepuhnya lebih memilih untuk tidur dan hanya bangun untuk makan. hingga pada suatu ketika saya menemukan Uda tengah duduk bersandar pada sebuah batu dengan kondisi luka2 di kandang Pun, campbell normal yang sedang agresif2nya -_-


Sedih banget rasanya, ngeliat Uda yang bulunya bersih, putih kekuningan berdarah dimana2, dan matanya juga tertutup sebelah, krn luka di bagian atas matanya. Kandang darurat disiapkan, serbuk dikasih agak banyak dan resmi mulai hari itu Uda manjadi penghuni bangsal gawat darurat :p

Pelan2 saya bersihkan lukanya Uda, dan darah kering dimatanya juga saya seka pakai kapas basah sampai akhirnya bersih semua. Tadinya saya pikir selesai, Uda akan pulih dengan sendirinya, seperti kebanyakan hamster luka yang kasusnya diposting di grup..tapi saya lupa, Uda adalah hamster sepuh yang mungkin kemampuan untuk memulihkan kondisi badannya sendiri juga sudah jauh berkurang. Dan tepat 12 jam setelah 'pertarungan' itu kondisinya memburuk. Uda ga mau makan, dan badannya lusuh :(



Melihat kondisi Uda yang begini saya mulai memikirkan cara lain, yang penting Uda harus sembuh!! baca baca di internet tentang luka luar (wound) seringkali berujung pada kematian, bukan krn terlalu banyak darah yang dikeluarkan, tapi karena luka yang terinfeksi hingga penting bagi siapapun yang terluka untuk mendapatkan asupan antibiotik supaya menghalangi bakteri berkembang biak di luka terbuka itu



Abis baca itu mikir lagi, kalo begitu si Uda harus dicekokin antibiotic >.<
cari-cari lagi antibiotic yang suitable buat lil mamals kayak Uda..ga dapet, kalaupun ada juga gatau harus cari dimana...sempet terpikir untuk pakai antibitic buat manusia tapi bingung juga mau seberapa ngasihnya hehe...



Setengah menyerah akhirnya yang terpikir cuma rawat Uda sebaik2nya, beli madu buat pasokan energi ,dan ganti bedding tiap hari. dan  tepat hari ketiga Uda keliatan membaik ^_^ seneng banget rasanya, coba dikasih tahu putih da udah mulai mau makan..dan luka2nya juga mengering. pada hari kelima Uda kembali sehat dan mulai mkan biji2an lagi..akhirnya..fiuuhh alhamdulillah..



Baru-baru ini saya kembali terusik sih, apa siy hebatnya madu? :)
banyak kasus pengobatan di hamster yang berhasil dengan madu



dan inilah informasi yang saya dapat dan saya ringkas dari beberapa sumber ^^

MADU
Pada dasarnya, madu merupakan gula campuran antara fruktosa dan glukosa dan mengandung asam ornagin, vitamin dan mineral. Madu berasal dari sktivitas lebah madu yang mengambil bahan dari nektar bunga tertentu. Kegunaan madu telah dilakukan sejak zaman Mesir Kuno, Asyuria, Cina, Yunani, Romawi yang banyak menggunakan madu untuk mengobatan luka dalam organ pencernaan.

Kenapa Mengoleskan Madu bisa mempercepat proses penyembuhan?

1. Bakteri staphylococcus yang banyak menginfeksi luka terbuka bisa hidup secara nyaman pada range pH 7-7,5 dan mengkondisikan luka pada pH yang lebih rendah dari itu akan menghambat pertumbuhan bakteri, dan madu yang memiliki pH rendah akan menjadi inhibitor (penghambat) bakteri-bakteri patogen yang mungkin akan menginfeksi luka

2. Selain faktor pH, madu juga mengandung hidrogen peroksida, H2O2 yang secara medis sering digunakan untuk mensterilkan alat2 medis di meja operasi, sehingga pemberian madu juga bisa bersifat 'mematikan' kuman2


Bakteri yang berkembang dalam luka juga beraktivitas dan menghasilkan protein yang bisa merusak jaringan-jaringan yang oleh tubuh coba dipulihkan, dan bakteri juga mengkonsumsi oksigen yang menyebabkan ketersediaan oksigen bagi jaringan tubuh yang terluka menurun drastis hingga level paling rendah, ini tentu saja akan menghambat atau bahkan mematikan jaringan yang terluka dan menginfeksi luka tersebut, gejala infeksinya bisa dengan pelebaran luas luka, non-penyembuhan, dan pembentukan bisul/abses

Pengolesan madu akan menghambat aktivitas bakteri  dan merangsang suatu komponen yang bernama Tlympocites untuk mengaktifkan neutrofil sehingga pembentukan jaringan baru yang akan menutupi luka akan semakin cepat.

Selain dioleskan madu juga bisa dikonsumsi oleh hamster kita yang sakit, karena madu menyediakan 'pasokan glukosa' yang akan dibakar kemudian menjadi energi, dan juga mampu merangsang terbentuknya zat yang bernama sitokinin yang kemudian beredar dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh


EFEK SAMPING dari madu

Madu tidak memiliki efek samping ketika dioleskan pada luka, selain rasa sedikit menyengat. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan madu pada saat pengolesan di atas luka. yang termasuk didalamnya kebersihan alat dan tempat tinggal hamster kita. Karena mempertimbangkan hal ini saya cenderung untuk tidak mengoleskan madu pada luka hamster namun cukup dengan memberikan madu untuk dikonsumsi oleh hamster kita untuk membantu penyembuhan dari dalam ^_^

Madu apa yang baiknya diberikan?
Madu, biasanya ditambahkan embel2 dibelakangnya, seprti madu kelengkeng, madu strobery dll..ini menunjukkan nektar yang digunakan oleh lebah madu untuk menghasilkan madu adalah nektar yang berasal dari bunga pohon tersebut. Seperti madu kelengkeng maka nektarnya diambil dari nektar bunga kelengkeng..Dalam sumber yang saya ambil, disebutkan bahwa semua madu (yang murni tentunya) bisa digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka :)

Hemm karena bahasan kita menyinggung tentang madu murni, maka berikut ini saya lampirkan (copas) artikel tentang bagaimana cara membedakan madu murni dengan yang tidak murni..enjoy ^_^

Tips Membedakan Madu Murni dan Palsu

http://suaraterbaru.com/cara-membedakan-madu-asli-dan-palsu/kesehatan/

– Madu adalah salah satu suplemen yang banyak mengandung khasiat untuk kesehatan tubuh. Oleh karena itu banyak orang yang mengkonsumsi madu sebagai suplemen tubuh. Baik dikonsumsi langsung ataupun dicampur dengan makanan atau minuman lain, madu tetap memiliki khasiat yang istimewa bagi tubuh. Di dalam madu terdapat kandungan propolis yaitu suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah madu dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan enzim tertentu dari dalam tubuhnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang.Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke dalam sarang lebah. Banyaknya manfaat atau khasiat yang terdapat pada madu membuat para penjual madu memalsukan madu dengan cara mencampurnya dengan cairan gula untuk mendapatkan keuntungan yang bayak. Nah pada kesempatan kali ini Suara Terbaru ingin memberikan tips Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu.



Berikut pemahaman tentang Madu Asli dan Palsu :
  • Pemahaman tentang madu asli adalah jika tidak dikerubutin semut adalah kesalahan yang besar. Justru madu murni (asli) yang dikerubutin semut
  • Jika madu asli diletakkan di dalam kulkas akan membeku adalah pemahaman yang salah, justru madu alami (asli) dimungkinkan bisa membeku. Hal ini dikarenakan, dalam madu alami terkandung mineral yang dapat mencapai 25%. Sebotol madu alami (asli) akan rusak jika bercampur dengan air biasa walaupun hanya setetes. Oleh karena itu, sebaiknya madu alami tidak diletakkan didalam kulkas, tapi diletakkan pada ruangan dengan suhu normal.
  • Tingkat kemanisan madu dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi lebah atau tawon. Sehingga madu asli belum tentu rasanya manis. Seperti lebah madu yang mengkonsumsi bunga rondo noleh,dapat menyebakan rasa madu agak sedikit pahit dan juga madu lebah lanceng justru dominan masam.
  • Baik madu asli atau madu palsu dapat mengkristal jika didiamkan. Hal ini bergantung dari bunga yang dikonsumsi lebah, seperti madu kaliandra dan madu randu dapat memunculkan kristal jika didiamkan. Namun kristal itu akan hilang jika botol dikocok

Cara Membedakan Madu Alami dan Madu Palsu :
  • Tuangkan madu setengah sendok teh di atas piring, campurkan air 5-7 sendok makan, gerak-gerakkan piring dengan gerakan melingkar hingga air bercampur dengan madu. Madu alami (asli) akan menampakkan sangat jelas bentuk semacam sarang lebah di seluruh cairan madu, sedangkan madu palsu tidak menampakkan tanda itu.
  • Panaskan setengah sendok makan madu di atas lilin. Tunggu hingga mendidih, biarkan sekitar 15 detik. Madu alami (asli) mendidih hingga busanya tumpah. Sedangkan madu palsu tidak tumpah dan buihnya kecil-kecil.
  • Tuangkan madu ke dalam botol hingga separuh. Kocoklah selama 2 menit. Biarkan beberapa saat. Madu asli mengeluarkan butir-butir buih secara merata, lalu butir-butir buih itu bergerak perlahan ke atas. Pada madu palsu buih-buih itu bergerak lebih cepat.


                                                   

0 Comment:

Post a Comment

 
Top